Pemulihan Struktural Rekombinan Inaktif Hormon Pertumbuhan Ikan

Jurnal Penelitian Perikanan – Pemulihan Struktural Rekombinan Inaktif dari Hormon Pertumbuhan Ikan dengan Pendekatan Chaperonin Kimiawi dan Pengendalian Solvent – Abstrak: Protein-protein rekombinan akan mengalami distorsi konformasi, yang menyebabkan agregasi dan hilangnya fungsi, bila protein-protein tersebut di-Ekspresi dalam sistem heterolog. Restorasi struktural dan fungsional dari beberapa protein inaktif tersebut sangat diperlukan. Kami telah meng-Ekspresi hormon pertumbuhan rekombinan dari ikan ayu (Plecoglossus altivelis) dan kerapu kuning (Epinephelus awoara) dengan sistem ekspresi pET. Kedua protein rekombinan tersebut terakumulasi dalam bentuk tak larut dalam Escherichia coli.

Kami telah me-refolding protein inaktif ini menjadi bentuk aktif menggunakan proses refolding bertahap dengan agen denaturing encer sebagai blocker sterik dan chaperonin kimiawi. Karakterisasi optikal menunjukkan bahwa ikatan stabil yang berintermediasi dengan konformasi heliks dapat dideteksi pada bagian globul cair. Selain itu, fungsi hormon pertumbuhan rekombinan dikembalikan dengan ditandai oleh kemampuannya untuk merangsang proliferasi dalam sel hati ikan zebra.

Oleh: Chia-Ching Chang1,2, Chi-Tung Tsai1 dan Chi-Yao Chang1,2. Peds Oxford Journals (2002) 15 (5): 437-441. 1 Institute of Zoology, Academia Sinica, Nankang, Taipei 11529 and 2 Department of Physics, National Dong Hwa University, Hualien 973, Taiwan